Tes Postingan Baru

Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of “de Finibus Bonorum et Malorum” (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, “Lorem ipsum dolor sit amet..”, comes from a line in section 1.10.32.

seminar kewirausahaan

Seminar & Workshop Kewirausahaan di Sekolah Tinggi Pertanian Wuna., menghadirkan Pembicara Bapak Wakil Bupati Muna (Ir. Malik Ditu, M.Si), Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Wuna (H. Uking Djassa, SH), Ibu Ketua PKK Kabupaten Muna, (Ibu Yanti Setiawati Rusman Emba), Kepala Dinas Perindustrian & Perdagangan Kab. Muna (Drs. Sukarman), Staff Ahli DPR RI (Wa ode Rabia Al Adawia SE,MBA), Kepala Dinas Koperasi & UKM serta pembicara internal dosen Kewirausahaan STIP Wuna (DR. La Sinaini, SP. M.Si.). Seminar juga diikuti oleh perwakilan Perguruan Tinggi Swasta se Kabupaten Muna.

Profil STIP Wuna

Sejarah Singkat STIP Wuna.

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha, disingkat STIP Wuna, adalah perguruan tinggi swasta di Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. STIP Wuna ini berdiri pada tanggal 27 Agustus 1990, sehingga merupakan perguruan tertua di Kabupaten Muna. STIP Wuna merupakan perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa mencapai lebih dari 385 orang mahasiswa aktif. Kampus STIP terletak di Jalan Gatot Subroto, KM. 7, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna dengan luas lahan 10 Ha.

Sejarah Pembentukan

Sekolah Tinggi Pertanian Wuna didirikan di Raha pada tanggal 27 Agustus 1990, dan resmi dikukuhkan pada tanggal 30 Desember 1990 berdasarkan Surat Keputusan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 0764/O/1990 mengelola Program Diploma Tiga (D III). Pada tahun 1994, Program Diploma Tiga (D III) berubah menjadi Program Strata Satu (S 1) berdasarkan Surat Keputusan Dirjen DIKTI Nomor : 273/DIKTI/kep/1994 tanggal 11 Oktober 1994.

Dalam menjawab kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat dari tahun ke tahun, Sekolah Tinggi Pertanian Wuna terus berbenah diri dengan upaya mengembangkan sumber daya serta faktor pendukung yang dimiliki dengan harapan bahwa Sekolah Tinggi Pertanian Wuna ditahun – tahun yang akan datang dapat merubah status dari sekolah tinggi menjadi universitas dengan beberapa fakultas yang dikelolanya.

 

Visi, Misi dan Tujuan STIP Wuna

 

Visi :

Menjadikan Sekolah Tinggi Pertanian Wuna sebagai orientasi masyarakat dan pembangunan daerah yang profesional dan berdaya saing

 

Misi :

  1. Melaksanakan pendidikan/pengajaran yang berkualitas.
  2. Melaksanakan penelitian sebagai kajian yang bermanfaat bagi masyarakat
  3. Melakukan pengabdian kepada masyarakat sebagai penerapan ilmu untuk kemaslahatan masyarakat.
  4. Melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk pencitraan institusi dan peningkatan mutu lulusan.

 

Tujuan:

  1. Tersedianya sarjana pertanian yang berkualitas
  2. Tersedianya informasi penelitian sebagai kajian ilmu – ilmu pertanian yang bermanfaat bagi masyarakat
  3. Terlaksananya pengabdian kepada masyarakat sebagai penerapan ilmu untuk kemaslahatan masyarakat
  4. Terwujudnya kerjasama dengan berbagai pihak untuk pencitraan institusi dan peningkatan mutu lulusan

 

Lambang STIP Wuna

Lambang Sekolah Tinggi Pertanian Wuna berbentuk segi lima dengan ukuran lapisan luar 18 x dari titik pusat, ukuran lapisan dalam 14 x titik pusat (x : variabel), yang berisi gambar layar, perahu dan buah nenas dengan tulisan Sekolah Tinggi Pertanian Wuna melingkar sisi kiri, atas dan kanan, masing – masing bermakna:

  1. Perahu : Untuk Bahasa Daerah Muna dikenal dengan kora – kora, menunjukan perahu dari Sawerigading yang dikenal sebagai pelayar ulung dan pantang surut dalam mencapai cita – citanya
  2. Layar : adalah suatu pertanda keteguhan pendirian dalam menempuh cita – cita, dengan senantiasa berpendirian sekali layar terkembang pantang surut sebelum cita – cita tercapai.
  3. Nenas : adalah merupakan lambang kerajaan di Wuna yaitu dimana saja dapat tumbuh subur sebagaimana nenas dapat tumbuh dimana saja dan dalam kondisi lahan yang bagaimanapun juga.

 

Warna mengandung makna:

  • Biru : Kebesaran / keluhuran jiwa dalam berbakti
  • coklat : Keteguhan alam memegang cita – cita
  • Merah : Keberanian menanggung resiko
  • Putih : Kesucian hati dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab tanpa pamrih
  • Kuning : keperwiraan yang tidak kenal menyerah dalam melanjutkan cita – cita

Program Studi (Prodi) Kehutanan

Ketua Program Studi : La Ode Hamrudin Momo, SP. MSc. Program Studi (Prodi) Kehutanan didirikan pada tahun 1994 yang diperkuat dengan SK yang ditandatangani oleh Dirjen Dikti No: 273/DIKTI/Kep/1994 pada tanggal 11 Oktober 1994. Pada saat sekarang ini, status akreditasi Prodi Kehutanan adalah “C” yang ditetapkan sesuai ketetapan BAN PT dengan No. 2516/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2017. Hal ini menjadikan semangat Prodi Kehutanan untuk lebih meningkatkan kualitas yang kita miliki. Hal ini tentunya bukanlah perjuangan yang mudah, maka dari itu prodi Kehutanan pada saat sekarang ini terus meningkatkan kualitas di bidang akademik, pelayanan, dan tentunya pengabdian prodi Kehutanan terhadap masyarakat.

Visi Prodi Kehutanan adalah “Menjadi Pusat Pendidikan Kehutanan Unggul, Terpercaya dan Bereputasi Nasional pada Tahun 2025”. Misi Prodi Kehutanan adalah (1) Menyelenggarakan Pendidikan dan Pengembangan SDM yang Unggul di Bidang Kehutanan dan (2) Menyelenggaraan Penelitian dan Pengembangan IPTEK Industri Kehutanan

Sebagai perwujudan nyata dari program studi Kehutanan, memiliki 14 Dosen tetap dengan kualitas lulusan 5 orang adalah S2, yang terdaftar sebagai dosen tetap PS berdasarkan SK 034/DIKTI/Kep/2002. Selain dosen tetap, prodi Kehutanan juga memiliki kurang lebih 5 dosen tidak tetap.

Sebagai wadah organisasi mahasiswa dalam Prodi Kehutanan juga terdapat Himpunan Mahasiswa Kehutanan (HIMASYLVA) yang lingkup kegiatanya sangat mendukung dengan aktivitas akademik prodi Kehutanan.

Program Studi (Prodi) Budidaya Perairan

Ketua Program Studi : Rochmady, SPi. MSi. Program Studi (Prodi) Budidaya Perairan didirikan pada tahun 1994 yang diperkuat dengan SK yang ditandatangani oleh Dirjen Dikti No: 273/DIKTI/Kep/1994 pada tanggal 11 Oktober 1994. Pada saat sekarang ini, status akreditasi Prodi Budidaya Perairan adalah “B” yang ditetapkan sesuai ketetapan BAN PT dengan No. 2197/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2017. Hal ini menjadikan semangat Prodi Budidaya Perairan untuk lebih meningkatkan kualitas yang kita miliki. Hal ini tentunya bukanlah perjuangan yang mudah, maka dari itu prodi Budidaya Perairan pada saat sekarang ini terus meningkatkan kualitas di bidang akademik, pelayanan, dan tentunya pengabdian prodi Budidaya Perairan terhadap masyarakat.

Sebagai perwujudan nyata dari program studi Budidaya Perairan, memiliki 24 Dosen tetap dengan kualitas lulusan 20 orang adalah S2, dan 1 orang adalah S3  yang terdaftar sebagai dosen tetap PS berdasarkan SK 034/DIKTI/Kep/2002,. Pada saat sekarang ini terdapat beberapa dosen di Prodi Budidaya Perairan yang sedang menempuh studi lanjutnya untuk meraih gelar Doktor. Selain dosen tetap, prodi Budidaya Perairan juga memiliki kurang lebih 21 dosen tidak tetap.

Sebagai wadah organisasi mahasiswa dalam Prodi Budidaya Perairan juga terdapat Himpunan Mahasiswa Budidaya Perairan (HIMAPIKANI) yang lingkup kegiatanya sangat mendukung dengan aktivitas akademik prodi Budidaya Perairan.

Program Studi (Prodi) Agribisnis

Ketua Program Studi : Wa Hadiisa, SP. MSi. Program Studi (Prodi) Agribisnis didirikan pada tahun 1994 yang diperkuat dengan SK yang ditandatangani oleh Dirjen Dikti No: 273/DIKTI/Kep/1994 pada tanggal 11 Oktober 1994. Pada saat sekarang ini, status akreditasi Prodi Agribisnis adalah “C” yang ditetapkan sesuai ketetapan BAN PT dengan No. 2084/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2017. Hal ini menjadikan semangat Prodi Agribisnis untuk lebih meningkatkan kualitas yang kita miliki. Hal ini tentunya bukanlah perjuangan yang mudah, maka dari itu prodi Agribisnis pada saat sekarang ini terus meningkatkan kualitas di bidang akademik, pelayanan, dan tentunya pengabdian prodi Agroteknologi terhadap masyarakat.

Visi Prodi Agribisnis adalah Terwujudnya program studi agribisnis yang menghasilkan lulusan berkualitas profesional dan mandiri dalam bidang agribisnis.. Misi Prodi Agribisnis adalah  (1)Melaksanakan pendidikan/pengajaran dalam didang agribisnis, yang menghasilkan   sarjana yang berkualitas, (2)Melaksanakan penelitian untuk memberi informasi agribisnis yang bermanfaat bagi masyarakat, (3)Melakukan pengabdian pada masrakat sebagai penerapan ilmu untuk kemaslahatan masyarakat, dan (4)Melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk peningkatan pencintraan institusi dan peningkatan mutu lulusan.

Sebagai perwujudan nyata dari program studi Agribisnis, memiliki 18 Dosen tetap dengan kualitas lulusan 11 orang adalah S2, yang terdaftar sebagai dosen tetap PS berdasarkan SK 034/DIKTI/Kep/2002,. Pada saat sekarang ini terdapat beberapa dosen di Prodi Agribisnis yang sedang menempuh studi lanjutnya untuk meraih gelar Doktor. Selain dosen tetap, prodi Agribisnis juga memiliki kurang lebih 23 dosen tidak tetap.

Sebagai wadah organisasi mahasiswa dalam Prodi Agroteknologi juga terdapat Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRI) yang lingkup kegiatanya sangat mendukung dengan aktivitas akademik prodi Agribisnis.